Inspirasi untuk meningkatkan kesuksesan
memang bisa didapat dari mana saja. Namun, kata-kataorang yang sudah
membuktikan dirinya sukses biasanya lebih didengar. Perjalanan merekauntukmencapai kesuksesan, setiap kata-katanya mengenai resep kesuksesan lebih bisa
dipercaya.
Ini sangat terlihat dalam siaran
motivator-motivator yang sering ditayangkan televisi di Indonesia. Begitu juga
seminar-seminar yang sering diadakan di hotel-hotel berbintang, banyak diserbu
peserta karena menampilkan pembicara orang-orang yang sukses di bidangnya
masing-masing.
Petuah dan kata-kata mereka mampu
menyihir ribuan orang yang rela berdesak-desakan dan membayar mahal untuk itu.
Pesona dan kharisma seorang motivator handal mampu membuai ribuan orang,
sehingga mereka terinspirasi untuk mengikuti langkah-langkahnya menuju sukses.
Berikut ini adalah inspiratif yang berasal dari para entrepreneur dunia.
1.
Oprah
Winfrey
Anda
tentu sudah pernah menyaksikan THE OPRAH WINFREY SHOW. Tayangan yang dibawakan
oleh Oprah Winfreyini memang telah berakhir pada bulan Mei lalu setelah
mengudara selama 25 tahun. Selama setengah abad tersebut, nama Oprah berkibar
dan membuat acara show tersebut menjadi salah satu acara yang disukai para
wanita di seluruh dunia.
Tidak hanya itu, wanita yang juga
menjadi seorang pengusaha tersebut telah menginspirasi banyak wanita. Dengan
kenyataan bahwa nama Oprah Winfrey berkali-kali masuk dalam daftar orang
terkaya di dunia, wanita tersebut tetap menjalani kehidupan yang tidak jauh
dari para wanita di seluruh dunia. Mulai dari usaha menurunkan berat badan,
membuat kehidupan yang seimbang, serta usaha untuk berbagi pada mereka yang
membutuhkan.
Dalam kurun waktu yang tidak
sebentar, Oprah telah membuat para wanita di seluruh dunia untuk bisa menerima
kehidupan mereka dan bersyukur atas hal tersebut. Tidak sedikit para wanita
yang mengatakan bahwa mereka menjadi lebih sehat secara fisik, emosional dan
spiritual atas inspirasi yang diberikan seorang Oprah Winfrey. Inilah 5 hal
dari sekian banyak inspirasi yang diberikan Oprah pada para wanita.
a.
Menjadikan
Kita Senang Membaca
"Buku dapat membuka jendela untuk menatap dunia
bagi kita semua," itulah yang pernah dikatakan Oprah. Lembaga sosial
miliknya, Angel Networktelah membuat buku sebagai sesuatu yang dapat dijangkau
oleh anak-anak tak mampu di seluruh dunia. Tidak banyak yang tahu bahwa Oprah
memiliki sebuah klub membaca, tetapi klub yang dibangun sejak Juni 2003 ini
telah memiliki lebih dari 2 juta member online dan berhasil membuat klub
tersebut menjadi klub membaca terbesar di dunia.
b. Membuat Kita Gemar Menulis
Oprah memiliki banyak mimpi dan cerita yang dia
tuangkan dalam kertas. Dia juga mendorong banyak wanita untuk memiliki impian
besar dan menuliskannya pada selembar kertas. Oprah juga menganjurkan untuk
menuliskan semua masalah yang pernah dihadapi dan bagaimana dia
menyelesaikannya. Dengan begitu, dia bisa menilai diri sendiri dengan lebih
baik. Tidak hanya itu, Oprah juga menuliskan banyak pengalaman seru dan lucu
bersama sahabatnya Gayle King, sehingga mereka lebih bisa menghargai
persahabatan itu.
c.
Dia Mengajarkan Kita Untuk Membicarakan
Masalah Tabu
Dalam acaranya, Oprah tidak malu-malu membicarakan
topik yang dianggap tabu dan tidak nyaman untuk dibicarakan. Dia pernah
membicarakan kekerasan seksual dalam rumah tangga, baik yang menimpa wanita
ataupun pria, fakta mengenai transgender, bahkan membeberkan fakta bahwa
mayoritas wanita memakai ukuran bra yang keliru. Kita semua tentu berterima
kasih karena bisa lebih terbuka membicarakan hal-hal tabu pada ahli yang tepat.
d.
Menurunkan Berat Badan Adalah Perubahan Gaya
Hidup
Berkali-kali Oprah mengatakan bahwa dia mengalami
masalah berat badan dan pernah mencapai bentuk tubuh ideal dengan lekuk yang
sempurna, tetapi bentuk tubuhnya kembali membesar. Hal tersebut membuat Oprah
menjadi panutan para wanita bahwa mendapatkan berat badan ideal membutuhkan
proses perubahan gaya hidup, bukan sekedar diet keras dan mendapatkan bentuk
tubuh indah dalam waktu singkat lalu kembali pada berat badan tak ideal. Pada
akhirnya, Oprah memberi inspirasi untuk membentuk tubuh ideal dengan cara yang
benar dan sehat.
e.
Memberi Gambaran Arti Memaafkan
Dalam acaranya, telah banyak bintang tamu yang
membeberkan cerita masa lalu yang kelam dan bagaimana rasanya mengalami
kehilangan, bahkan Oprah sendiri telah mengalami masa lalu yang bisa dikatakan
pahit. Dalam acaranya, kita berkali-kali diajak untuk memaafkan dan mengampuni
orang lain. Memaafkan di sini bukan membiarkan orang lain 'menginjak-injak'
kita, tetapi penerimaan bahwa segala sesuatu yang telah terjadi tidak selalu
seperti yang kita inginkan. Memaafkan di sini lebih kepada bagaimana kita bisa
memaafkan diri kita sendiri dan terus menjalani hidup dengan lebih baik.
Dan inilah kutipan dari Oprah yang bisa menjadi
inspirasi Anda setiap saat, "When you know better, you do better."
2.
Dell
“Masalah
sudah pasti muncul. Bagaimana kemampuan Anda untuk mengatasinya dan belajar
dari masalah itu agar tidak mengulanginya. Hal itu yang akan membawa Anda
sukses.”
Ungkapan itulah yang diucapkan Michael
Dell,mengenang perjalanan kariernya hingga mencapai sukses sebagai CEO Dell
Inc. Dell yang dikenal sebagai pekerja keras sejak kecil selalu belajar
mengatasi masalah. Dia berusaha keras mencari jalan keluar dan akhirnya sukses.
Michael Saul Dell, mungkin hanya orang-orang tertentu yang mengetahui nama itu,
akan tetapi kalau Dell Computer semua orang pasti tahu. Betul sekali, Michael
Dell adalah pendiri dari perusahaan Dell Computer yang terkenal tersebut.
Berkat inovasi, daya kreatifitas yang tinggi Michael Dell berhasil membawa
perusahaanya meraih sukses sebagai salah satu perusahaan yang terkemuka
didunia. Berikut biografi singkat dari Michel Saul Dell dan perusahaanya, Dell
Computer.
Pria
kelahiran 23 Februari 1965 ini kemudian mendapatkan mesin teletype saat masih
duduk di bangku SMP. Lalu, mesin itu dia program setelah pulang sekolah. Saat
berusia 12 tahun, pria bernama lahir Michael Saul Dell ini bekerja sebagai
tukang cuci piring di restoran China di Houston,Texas. Dell menerima upah
USD2,30 per jam.
Pendapatan
yang diterima itu dia kumpulkan untuk membeli perangko. Dell kecil memang gemar
mengoleksi prangko. Dari kegemarannya ini pula, dia mendapat uang pertamanya
sebesar USD 1.000 setelah menjual seluruh koleksinya. Dalam usianya yang masih
belia, Dell kerap bergonta-ganti pekerjaan mulai menjadi bus boy, bekerja sebagai
karyawan di toko perangko dan koin langka, hingga menjadi penjual koran yang
menyediakan layanan pemesanan lewat telepon.
Namun,
ketertarikan Dell dunia komputer semakin terpatri saat berusia 15 tahun.
Setelah bermain dengan komputer di Radio Shack, dia memiliki komputer
pertamanya, sebuah Apple II, yang segera dibongkar untuk melihat cara kerjanya.
Dell kemudian mencoba merakit kembali komputer yang dibongkarnya. Dia pun
berhasil. Setelah itu, keinginannya pada dunia komputer semakin kuat.
Saat
berusia 18 tahun, Dell alih profesi. Dia bekerja mencari pelanggan untuk
Houston Post. Dell yang saat itu masih sekolah menengah atas menerima gaji
sebesar USD18.000 per tahun. Selanjutnya, Dell mulai berbisnis komputer pada
1984 saat berusia 19 tahun dan masih menjadi mahasiswa di Universitas Texas,
Austin. Dell kuliah dengan harapan menjadi dokter. Namun, ambisi itu dia
tinggalkan dan memulai usaha sendiri, jual beli komputer dengan bendera “PC’s
Limited” yang dilakukan dari asrama universitas.
Saat
itu modal Dell hanya USD1.000 dari hasil penjualan koleksi prangkonya. “Ketika
saya mendirikan Dell pada 1984, didasarkan pada premis bahwa Anda bisa menjual
komputer langsung kepada pelanggan dengan disesuaikan keinginan mereka.
Harganya lebih murah daripada pasar. Itu sudut pandang radikal,” ujar Dell
seperti dilansir First Job Institute.
Usaha
yang dijalaninya tidak lazim. PC’s Limited memungkinkan pelanggan menyesuaikan
komputer mereka sesuai spesifikasi yang diinginkan. Harga yang ditawarkan jauh
lebih rendah dibanding harga pasar. Hal ini bisa dimaklumi mengingat PC’s
Limited tidak memiliki toko dan tidak perlu membayar perantara.
Semua
komputer dijual langsung kepada pelanggan dengan menggunakan formulir
pemesanan. “Di Dell, kami terus mengevaluasi bisnis untuk mengetahui bagaimana
memperbaiki dan sering kali kami melakukan pendekatan kepada konsumen dengan
cara yang sama sekali berbeda,” tukas Dell.
Interaksi
langsung dengan konsumen ternyata dapat dijadikan satu langkah efektif,
sehingga PC’s Limited diterima baik di masyarakat. Respons ini membuat Dell
kewalahan dalam membagi waktu bisnis dan kuliah. Dia pun memutuskan berhenti
kuliah dan lebih fokus menjalankan bisnis yang telah dia rintis.
Melihat
besarnya antusiasme dari masyarakat membuat Dell melebarkan sayap perusahaannya
dengan memproduksi komputer pertama yang diberi nama PC Turbo. Sistem pemasaran
dilakukan melalui berbagai majalah komputer dengan menyediakan spesifikasi yang
dapat dipilih konsumen.
Cara
ini membuat PC’s Limited dapat meraih pendapat kotor sebesar USD73 juta di
tahun pertamanya dan menempatkan diri sebagai satu-satunya perusahaan yang
sukses dengan sistem pemasaran seperti itu. Lalu pada 1988, PC’s Limited
berganti nama menjadi Dell Computer Corporation.
Pada
saat itu pula, Dell mulai melakukan sistem layanan di tempat. Pada 1992,
kesuksesan Dell menjalankan usaha berhasil membuatnya dinobatkan sebagai CEO
termuda dalam sejarah dunia yang memiliki perusahaan besar dan masuk dalam
daftar 500 perusahaan top versi majalah Fortune (Fortune 500).
Saat
itu Dell berusia 27 tahun. Kemudian pada 2003, Dell Computer Corporation
berganti nama menjadi Dell Inc. “Ketika saya memulai perusahaan, sangat banyak
ide di luar kebiasaan bisnis konvensional. Jika ada orang yang mengatakan bahwa
hal itu tidak akan bisa berhasil, saya tidak benar-benar mendengarkan mereka,”
ujarnya.
Pada
2004,Dell mengundurkan diri sebagai CEO dan dia memilih duduk di dewan
direksi.Tetapi untuk menyelamatkan perusahaan dari keterpurukan, pada
2007 Dell kembali menjadi CEO, menggantikan Kevin Rolling. Berkat keahlian dan
berbagai inovasi yang dilakukannya, produk Dell Inc mengalami banyak
perkembangan.
Bukan
hanya menjual komputer pribadi (PC), saat ini Dell Inc juga menyediakan layanan
penjualan berbagai produk berbasis teknologi informasi seperti laptop, server,
media penyimpanan (storage), printer, PDA, MP3, kamera,televisi. Kepiawaian
Dell dalam berbisnis tidak perlu diragukan lagi.
Hal
ini terbukti dari keberhasilannya menjadikan Dell Inc sebagai salah satu
perusahaan komputer terkemuka di dunia, hingga berhasil menduduki peringkat 41
dalam daftar 500 Fortune Companies 2011. Tak hanya itu, Dell juga sukses meraih
predikat sebagai salah satu orang terkaya di dunia versi majalah Forbes pada
2011, dengan total kekayaan bersih mencapai USD15 miliar.
Sukses
dalam mengembangkan perusahaannya, tak membuat Dell lupa pada kesejahteraan
sesama. Oleh karena itu pada tahun 1999 Dell dan istrinya, Susan, membentuk
Michael & Susan Dell Foundation untuk mengelola investasi dan upaya filantropi
keluarga Dell. Melalui yayasan, Dell menggunakan sebagian dari kekayaan
pribadinya untuk membantu anak-anak di seluruh dunia dengan berfokus pada
kesehatan, pendidikan, keamanan, pengembangan generasi muda, dan perawatan anak
usia dini, yang pada tahun 2005 memberikan sumbangan lebih dari $ 1 miliar,
memberikan jutaan dolar untuk membantu korban tsunami 2004 di Asia selatan.
Pada tahun 2006 ia juga menyumbang $ 50 juta kepada University of Texas di
Austin.
3.
Blackberry
Mike Lazaridis. Lahir 14 Maret 1961, di Istambul Turki. Sebenarnya, nama lengkapnya
adalah Mihalis Lazaridis. Dia bukan asli Kanada. Orangtuanya
berdarah Yunani. Pada usia lima tahun, ia ikut keluarganya pindah ke Kanada.
Mereka menetap di Windsor, Ontario. Mike sudah menunjukkan bakat, kepintaran
dan ketekunannya sejak usia 12 tahun, di tahun 1979, dia memenangkan hadiah
dari Perpustakaan Umum Windsor karena ia telah membaca semua buku sains koleksi
perpustakaan tersebut. Sejak kecil ia candu membaca.
Mike beruntung karena orangtua dan lingkungan sekolahnya sangat memungkinkan ia mengembangkan bakat dan minatnya pada elektronika. Tahun 1979, ia mulai kuliah di University of Waterloo, Ontario, Kanada. Di sinilah ia mulai merintis RIM (Research In Motion Limited). Tahun 1984, semasa masih mahasiswa, Mike ikut lomba tender di perusahaan raksasa otomotif General Motors. Proyeknya adalah merancang sistem display pengontrol jaringan komputer. Dia menang dan dapat hadiah berupa kontrak kerja senilai 500 ribu dolar AS.
Mike sangat serius dalam mengembangkan perusahaannya itu. Sebelum mengembangkan BlackBerry, pada tahun 1999 RIM bekerja sama dengan RAM Mobile Data dan perusahaan ponsel Ericsson yang lebih dahulu terkenal, mengembangkan Mobitex. Ini adalah perangkat data bergerak yang dirintis oleh Ericsson.Hasilnya? Diluncurkanlah Inter@ctive Pager 950. Agustus tahun 2000 produk ini mulai dipasarkan. Ukurannya kira-kira sebesar sabun mandi. Di pasar ia bersaing dengan SkyTel, produk sejenis – sama-sama pager dua arah - milik Motorola. Produk ini tak berhasil di pasar.
Mike adalah seorang visioner dan inovator Yang mampu melihat jauh ke masa
depan dan bisa menciptakan sesuatu yang diperlukan oleh orang untuk hidup
nyaman dalam kondisi di masa depan yang sangat membutuhkan pertukaran informasi
dan juga data. Hingga akhirnya Ia berhasil membuat sebuah gadget pintar yang
dapat memenuhi kebutuhan pertukaran informasi dan data secara realtime baik
dengan cara mengirimkan teks, suara, dan bahkan Push mail. Namun, terjadi
kendala ketika produk itu akan diluncurkan, yaitu masalah Brandmark atau nama
pasaran produk. Saat itu RIM memaki jasa Lexico Branding di California. Sebuah
perusahaan konsultan merek terkenal di Amerika namun masih saja belum menemukan
nama yang pas, mudah diingat dan memiliki nilai jual tinggi. Setelah lama memikir
dan melihat bentuk serta logo pada produk tersebut tercetuslah nama
"Blackberry". "BlackBerry mudah melekat di ingatan, lebih baik
daripada nama-nama seperti ProMail atau MegaMail," kata Placel (Pimpinan
Lexico Branding California)
Nama Blackberry diambil setelah melihat logo gambar yang
berbentuk butiran-butiran serta warna produk tersebut yang hitam legam. Dan
dengan mengusung nama brand tersebut BlackBerry kini terjual hampir 100juta
unit di 91 negara, bekerja sama dengan 500 operator, dan menguasai 20.8 persen
pasar telepon pintar. Hanya kalah dengan Nokia Syimbian OS.
Aktivitasnya semakin padat dan bakat usahanya kian terasah setelah mendapat
kontrak senilai 500.000 dollar AS dari General Motors (GM). Tugasnya adalah
membangun display kontrol jaringan komputer di raksasa otomotif itu..
Namun, ada fakta unik pada kisah ini. Bahwa dibalik kesuksesan RIM sebagai
pencetak Blackberry ternyata Mike Lazaridis adalah seorang Mahasiswa Drop uot.
Ia yang sejak kecil maniak mengutak-atik barang elektronik namun tak selesai
kuliah di jurusan Teknik Elektro. Dia di-drop out, hanya dua bulan menjelang
wisuda di University of Waterloo, Kanada. Ia lebih memilih sibuk mengurusi
perusahaan yang ia dirikan sambil kuliah.
Tentunya tak berlebihan pula menyandingkan nama Lazaridis dengan pemilik Microsoft, Bill Gates, dan pemilik jaringan sosial Facebook, Mark Zuckerberg. Sebab, tangan dingin mereka mampu melahirkan produk barn dalam waktu relatif singkat dan menjadi ikon gaya hidup manusia.
4.
Microsoft
"Orang yang sukses adalah
orang yang memiliki mimpi dan keyakinan bahwa mimpi itu akan dapat terjadi
berapapun harga yang harus ia bayar".
William Henry Gates III atau lebih
terkenal dengan sebutan Bill Gates, lahir di Seattle, Washington pada tanggal
28 Oktober 1955. Ayah Bill, Bill Gates Jr., bekerja di sebuah firma hukum
sebagai seorang pengacara dan ibunya, Mary, adalah seorang mantan guru. Bill
adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Sejak kecil Bill mempunyai hobi
"hiking",bahkan hingga kini pun kegiatan ini masih sering
dilakukannya bila ia sedang "berpikir".
Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa Sekolah Dasar dengan nilai sangat memuaskan, terutama dalam pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui hal ini, orang tua Bill kemudian menyekolahkannya di sebuah sekolah swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama LAKESIDE. Pada saat itu , Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (sebagian besar nantinya menjadi programer pertama Microsoft) sudah menghabiskan semua jam pelajaran komputer untuk satu tahun.
Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia masih bersekolah di Lakeside. Dimulai dengan meng-hack komputer sekolah, mengubah jadwal, dan penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers lainnya disewa oleh Computer Center Corp. untuk menjadi tester sistem keamanan perusahaan tersebut. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan untuk menggunakan komputer perusahaan. Menurut Bill saat itu lah mereka benar- benar dapat "memasuki" komputer. Dan disinilah mereka mulai mengembangkan kemampuan menuju pembentukan Microsoft, 7 tahun kemudian.
Bill kecil mampu dengan mudah melewati masa Sekolah Dasar dengan nilai sangat memuaskan, terutama dalam pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui hal ini, orang tua Bill kemudian menyekolahkannya di sebuah sekolah swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang baik, bernama LAKESIDE. Pada saat itu , Lakeside baru saja membeli sebuah komputer, dan dalam waktu seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (sebagian besar nantinya menjadi programer pertama Microsoft) sudah menghabiskan semua jam pelajaran komputer untuk satu tahun.
Kemampuan komputer Bill Gates sudah diakui sejak dia masih bersekolah di Lakeside. Dimulai dengan meng-hack komputer sekolah, mengubah jadwal, dan penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers lainnya disewa oleh Computer Center Corp. untuk menjadi tester sistem keamanan perusahaan tersebut. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan untuk menggunakan komputer perusahaan. Menurut Bill saat itu lah mereka benar- benar dapat "memasuki" komputer. Dan disinilah mereka mulai mengembangkan kemampuan menuju pembentukan Microsoft, 7 tahun kemudian.
Selanjutnya kemampuan Bill Gates
semakin terasah. Pembuatan program sistem pembayaran untuk Information Science
Inc, merupakan bisnis pertamanya. Kemudian bersama Paul Ellen mendirikan
perusahaan pertama mereka yang disebut Traf-O-Data. Mereka membuat sebuah
komputer kecil yang mampu mengukur aliran lalu lintas. Bekerja sebagai debugger
di perusahaan kontraktor pertahanan TRW, dan sebagai penanggungjawab
komputerisasi jadwal sekolah, melengkapi pengalaman Bill Gates.
Musim gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan terdaftar sebagai siswa fakultas hukum. Bill mampu mengikuti kuliah dengan baik, namun sama seperti ketika di SMA, perhatiannya segera beralih ke komputer. Selama di Harvard, hubungannya dengan Allen tetap dekat. Bill dikenal sebagai seorang jenius di Harvard. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah programer yang luar biasa jenius, namun juga seorang manusia yang menyebalkan.
Musim gugur 1973, Bill Gates berangkat menuju Harvard University dan terdaftar sebagai siswa fakultas hukum. Bill mampu mengikuti kuliah dengan baik, namun sama seperti ketika di SMA, perhatiannya segera beralih ke komputer. Selama di Harvard, hubungannya dengan Allen tetap dekat. Bill dikenal sebagai seorang jenius di Harvard. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah programer yang luar biasa jenius, namun juga seorang manusia yang menyebalkan.
Desember 1974, saat hendak
mengunjungi Bill Gates, Paul Allen membaca artikel majalah Popular Electronics
dengan judul "World`s First Microcomputer Kit to Rival Commercial
Models". Artikel ini memuat tentang komputer mikro pertama Altair 9090.
Allen kemudian berdiskusi dengan Bill Gates. Mereka menyadari bahwa era
"komputer rumah" akan segera hadir dan meledak, membuat keberadaan
software untuk komputer - komputer tersebut sangat dibutuhkan. Dan ini
merupakan kesempatan besar bagi mereka.
Kemudian dalam beberapa hari, Gates
menghubungi perusahaan pembuat Altair, MITS (Micro Instrumentation and
Telemetry Systems). Dia mengatakan bahwa dia dan Allen telah membuat BASIC yang
dapat digunakan pada Altair. Tentu saja ini adalah bohong. Bahkan mereka sama
sekali belum menulis satu baris kode pun. MITS, yang tidak mengetahui hal ini,
sangat tertarik pada BASIC. Dalam waktu 8 minggu BASIC telah siap. Allen menuju
MITS untuk mempresentasikan BASIC. Dan walaupun, ini adalah kali pertama bagi
Allen dalam mengoperasikan Altair, ternyata BASIC dapat bekerja dengan
sempurna. Setahun kemudian Bill Gates meninggalkan Harvard dan mendirikan
Microsoft.Bill Gates Meninggalkan Harvard Demi Mengejar Impian
Ketika ia bosan dengan Harvard, Gates melamar pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan komputer di daerah Boston. Gates mendorong Paul Allen untuk mencoba melamar sebagai pembuat program di Honey-well agar keduanya dapat melanjutkan impian mereka untuk mendirikan sebuah perusahaan perangkat lunak.
Pada suatu hari di bulan Desember yang beku, Paul Allen melihat sampul depan majalah Popular Mechanics, terbitan Januari 1975, yaitu gambar komputer mikro rakitan baru yang revolusioner MITS Altair 8080 (komputer kecil ini menjadi cikal bakal PC di kemudian hari). Kemudian Allen menemui Gates dan membujuknya bahwa mereka harus mengembangkan sebuah bahasa untuk mesin kecil sederhana itu. Allen terus-menerus mengatakan, Yuk kita dirikan sebuah perusahaan. Yuk kita lakukan. Saat itulah mereka menemukan jalan hidup mereka.
Ketika ia bosan dengan Harvard, Gates melamar pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan komputer di daerah Boston. Gates mendorong Paul Allen untuk mencoba melamar sebagai pembuat program di Honey-well agar keduanya dapat melanjutkan impian mereka untuk mendirikan sebuah perusahaan perangkat lunak.
Pada suatu hari di bulan Desember yang beku, Paul Allen melihat sampul depan majalah Popular Mechanics, terbitan Januari 1975, yaitu gambar komputer mikro rakitan baru yang revolusioner MITS Altair 8080 (komputer kecil ini menjadi cikal bakal PC di kemudian hari). Kemudian Allen menemui Gates dan membujuknya bahwa mereka harus mengembangkan sebuah bahasa untuk mesin kecil sederhana itu. Allen terus-menerus mengatakan, Yuk kita dirikan sebuah perusahaan. Yuk kita lakukan. Saat itulah mereka menemukan jalan hidup mereka.
Kedua sahabat itu bergegas ke
sebuah komputer Harvard untuk menulis sebuah adaptasi dari program bahasa
BASIC. Gates dan Allen percaya bahwa komputer kecil itu dapat melakukan
keajaiban. Dari sana pula mereka mempunyai mimpi, tersedianya sebuah komputer
di setiap meja tulis dan di setiap rumah tangga. Semangat Allen dan Gates
tidak percuma, dan dari sana mereka mendirikan perusahaan Microsoft. Berawal
dari komputer kecil itulah yang menjadi model dari segala macam komputasi. Dan
sekarang bisa Anda lihat bahwa Microsoft telah benar-benar menjadi bagian dari
kebutuhan komputasi di seluruh dunia. Dan hampir setiap orang mengenal Bill
Gates sebagai orang terkaya di dunia saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar